Komunikasi Antarbudaya "DINAMIKA BAHASA DAN TATA CARA KOMUNIKASI ETIS BATAK DAN JAWA KECAMATAN KEBAKKRAMAT"

 

MAKALAH

DINAMIKA BAHASA DAN TATA CARA KOMUNIKASI ETIS BATAK DAN JAWA KECAMATAN KEBAKKRAMAT

Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Komunikasi Antarbudaya

Dosen Pengampu: Drs. Buddy Riyanto, MSi.

 



 

Disusun oleh :

Hanggito Bagas Wismoyo

22410031

 

PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

2024

 

 


 

KATA PENGANTAR

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Dengan mengucap puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan sebuah makalah yang berjudul “Dinamika Bahasa dan Tata Cara Komunikasi Etis Jawa dan Batak Kecamatan Kebakkramat”.

Adapun maksud dibuatnya makalah ini adalah untuk memenuhi tugas mata kuliah Komunikasi Antarbudaya.

Makalah ini disusun sebagai bentuk proses belajar mengembangkan kemampuan mahasiswa. Penulis menyadari dalam pembuatan makalah ini masih banyak kekurangan dan kesalahan, oleh karena itu penulis mengharap kritik dan saran yang membangun dari semua pihak agar bisa menjadi bekal dalam pembuatan makalah di kemudian hari dengan lebih baik lagi. Penulis berharap semoga dengan selesainya makalah ini, dapat bermanfaat bagi pembaca dan teman-teman.

 

 

Karanganyar, 16 Oktober 2024

 

 

                                                                                                      Penyusun

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

        Dinamika bahasa dan tata cara komunikasi etis antara masyarakat Jawa dan Batak di Kecamatan Kebakkramat mencerminkan keunikan budaya serta nilai-nilai sosial yang mendasari interaksi antar etnis. Keduanya memiliki karakteristik komunikasi yang berbeda, yang dipengaruhi oleh latar belakang budaya masing-masing.

Bahasa Jawa memiliki sistem stratifikasi yang kompleks, di mana penggunaan bahasa dibedakan berdasarkan status sosial dan konteks interaksi, Dalam komunikasi sehari-hari, orang Jawa cenderung menggunakan bahasa yang halus dan lembut, dengan memperhatikan tata krama dan etika komunikasi. Konsep unggah-ungguhing basa (tata krama bahasa) sangat penting, di mana penggunaan tingkatan bahasa seperti krama (formal) dan ngoko (informal) harus disesuaikan dengan lawan bicara untuk menjaga keharmonisan sosial

Sebaliknya, masyarakat Batak dikenal dengan gaya berbicara yang lebih langsung dan ekspresif. Mereka sering kali berbicara dengan nada yang lebih tinggi dan tidak segan untuk mengekspresikan emosi, baik positif maupun negatif

Dalam konteks komunikasi, kejujuran dan keterbukaan menjadi nilai penting bagi orang Batak, di mana mereka menghargai kejujuran sebagai indikator utama dalam membangun kepercayaan

Dinamika Interaksi antara Etnis Jawa dan Batak Di Kecamatan Kebakkramat, interaksi antara etnis Jawa dan Batak menunjukkan adanya saling pengertian meskipun terdapat perbedaan budaya yang signifikan. Masyarakat dari kedua etnis ini sering berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia sebagai lingua franca, namun tetap mempertahankan ciri khas budaya masing-masing

B. Rumusan Masalah

Bagaimana pesan bisa tersampaikan dengan baik jika adanya dinamika komunikasi antara etis Jawa dengan Batak dan faktor apa saja yang dapat menjadi pendukung penyampaian pesan tersebut


 

BAB II

PEMBAHASAN

A.    Dinamika Komunikasi Antara Etis Jawa dan Batak di Kecamatan Kebakkramat

      Dinamika bahasa dan tata cara komunikasi etis antara masyarakat Jawa dan Batak di Kecamatan Kebakkramat menggambarkan interaksi yang kaya akan nilai-nilai budaya. Meskipun terdapat perbedaan dalam gaya komunikasi, keduanya mampu membangun hubungan sosial yang harmonis melalui saling menghargai dan memahami perbedaan masing-masing. Hal ini menunjukkan bahwa komunikasi lintas budaya dapat berhasil jika didasarkan pada prinsip-prinsip etika dan saling pengertian.

Selain itu ada juga faktor yang mendukung mengenai lintas budaya tersebut dalam komunikasi antara etis Jawa dan Batak

 

Faktor Pendukung Komunikasi Lintas Budaya

·       Kepercayaan Diri: Masyarakat dari kedua etnis menunjukkan kepercayaan diri dalam berinteraksi satu sama lain, menciptakan suasana yang mendukung komunikasi yang efektif.

·       Saling Menghargai: Ada usaha untuk memahami nilai-nilai budaya masing-masing, sehingga komunikasi dapat berlangsung harmonis.

·       Adaptasi Budaya: Individu dari kedua suku berusaha menyesuaikan diri dengan norma-norma budaya lawan bicara mereka, menciptakan lingkungan sosial yang inklusif

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

B.    Tujuan

Tujuan dari pembahasan mengenai dinamika bahasa dan tata cara komunikasi etis antara masyarakat Jawa dan Batak di Kecamatan Kebakkramat adalah untuk memahami bagaimana interaksi antara dua etnis yang berbeda dapat terjalin dengan harmonis. Berikut adalah beberapa tujuan spesifik dari pembahasan ini:

·       Menganalisis Perbedaan Gaya Komunikasi

Memahami perbedaan dalam gaya komunikasi antara masyarakat Jawa yang cenderung halus dan sopan, serta masyarakat Batak yang lebih langsung dan ekspresif. Ini akan membantu dalam mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam komunikasi lintas budaya.

·       Menjelaskan Faktor Pendukung

Mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung komunikasi lintas budaya, seperti kepercayaan diri, saling menghargai, dan adaptasi budaya. Ini penting untuk menunjukkan bagaimana kedua etnis dapat berinteraksi secara efektif meskipun memiliki latar belakang budaya yang berbeda

BAB III

KESIMPULAN

Dinamika bahasa dan tata cara komunikasi etis antara masyarakat Jawa dan Batak di Kecamatan Kebakkramat mencerminkan interaksi yang kaya akan nilai-nilai budaya. Meskipun terdapat perbedaan dalam gaya komunikasi, keduanya mampu membangun hubungan sosial yang harmonis melalui prinsip-prinsip etika dan saling pengertian. Faktor-faktor pendukung seperti kepercayaan diri, saling menghargai, dan adaptasi budaya memainkan peran penting dalam memastikan komunikasi lintas budaya yang efektif. Oleh karena itu, integrasi bahasa Indonesia dan pemahaman tentang perbedaan budaya dapat membantu meningkatkan kerja sama dan toleransi antar-etnis


 

DAFTAR PUSTAKA

(n.d.). Jurnal Universitas Bung Karno. https://www.ejurnal.ubk.ac.id/index.php/oratio/article/download/115/84

(n.d.). Journal Online UPN Veteran Yogyakarta. https://jurnal.upnyk.ac.id/index.php/komunikasi/article/download/3434/2608

(n.d.). Jurnal Online STKIP PGRI Tulungagung. https://jurnal.stkippgritulungagung.ac.id/index.php/inspirasi/article/download/3059/1252

(n.d.). Jurnal Online STKIP PGRI Tulungagung. https://jurnal.stkippgritulungagung.ac.id/index.php/inspirasi/article/download/3059/1252

 

Komunikasi Antarbudaya dalam Menjaga Kerukunan Bermasyarakat pada Suku Jawa Dan Batak Di Dusun Suka Makmur - Repository UIN imam Bonjol. (2023, August 2). Welcome to Repository UIN Imam Bonjol - repository. https://repository.uinib.ac.id/14381/

 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

BAB 9 KONFIDENSIALITAS DAN KEPENTINGAN UMUM ETIKA DAN FILSAFAT KOMUNIKASI