BAB 9 KONFIDENSIALITAS DAN KEPENTINGAN UMUM ETIKA DAN FILSAFAT KOMUNIKASI
BAB 9 ETIKA DAN
FILSAFAT
“KONFIDENSIALITAS
DAN KEPENTINGAN UMUM”
A. Pengertian
Konfidensialitas
Konfidensialitas disini adalah
kewajiban untuk menyembunyikan nama
narasumber informasi dari pihak ketiga dalam kondisi tertentu.
Privasi beda dengan konfidensialitas,
dimana privasi berhubungan dengan
komunikator
Konfidensialitas
merupakan nilai yang harus dijaga, karena merupakan kemampuan dalam menyimpan rahasia karena
setiap orang juga butuh privasi, tumbuh
rasa saling percaya, dan hal ini penting agar tidak terjadi kejadian yang menyakiti orang lain.
Alvin
Day (2003) menegaskan bahwa dalam perspektif komunikasi, paling tidak ada tiga
jenis hubungan yang meniscayakan konfidensialitas, yakni:
1. Janji
cepat (express promises). Seperti ketika seorang jurnalis berjanji untuk tidak
menyebutkan nama narasumber. Biasanya sering disebut off the record.
2.
Hubungan yang memerlukan loyalitas. Contoh sopir dan majikannya, atau teman
karib. Walaupun tidak dinyatakan bahwa ini atau itu rahasia tapi dalam kedua
hubungan tersebut masing-masing pihak harus tahu mana yang
merupakan rahasia
3. Hubungan
konfidensialitas yang dilindungi oleh hukum. Contoh: dokter dan pasiennya,
rohaniwan dan jamaah, pengacara dan klien
Khusus untuk wartawan, apabila ia
tetap memegang konfidensialitas, maka apa yang dipublikasikannya meru pakan
tanggung jawab dari si wartawan. Dalam hal terjadi tuntutan, maka si wartawan
harus tetap menjaga konfidensialitas. Bila pun kemudian terkena sanksi, maka hal
tersebut merupakan resiko dari sebuah profesi
Contoh
kegigihan wartawan dalam menjagi konfidensialitas adalah
pada kasus Watergate
terdapat
lima hal yang menjadi alasan mengapa konfidensialitas merupakan nilai yang
harus
dijaga, yakni:
1.
Kemampuan untuk menyimpan rahasia merupakan
perwujudan
otonomi individu.
2.
Setiap orang butuh ruang pribadi. Konfidensialitas mewujudkan ruang pribadi
(private sphere).
3.
Konfidensialitas menumbuhkan rasa saling mempercayai.
4.
Konfidensialitas penting untuk mencegah tindakan
menyakiti
orang lain.
5.
Konfidensialitas merupakan sarana untuk mewujudkan tujuan kelompok sosial.
B. Konfidensialitas Versus
Kepentingan umum
Menurut
Alvin Day, demi kepentingan publik, maka konfidensialitas boleh dilanggar,
kecuali dalam praktik jurnalisme. Sedangkan pers atas alasan apa pun tidak
boleh melanggar konfidensialitas, selain menyalahi hukum pers, pelanggaran
tersebut akan menjatuhkan kredibilitas media tersebut.
C.ANALISIS
KASUS
Analisis
berita awal masuknya COVID-19 di Indonesia menunjukkan bahwa pemerintah awalnya
meremehkan ancaman virus, berusaha mendesekuritisasi isu ini. Teori
Konfidensialitas dapat diterapkan di sini, di mana informasi yang tidak
transparan dan kurangnya komunikasi efektif dari pemerintah menyebabkan
ketidakpercayaan publik.
Dalam kasus
ini hanya 2 WNI saja yang menjadi korban
pasien pertama yang terpapar virus COVID-19 karena adanya WNA asal Negara Jepang
datang ke Indonesia pada bulan sebelumnya,setelah itu pemerintah melakukan
pemeriksaan terhadap pasien tersebut dan ternyata kedua WNI itu positif
terjangkit Virus COVID-19,Sejak saat itu juga pemerintah langsung mengumumkan
adanya Pandemi lewat media dan terjadi kehebohan public karena berita tersebut,dalam
kaitan konfidensialitas pemerintah dan media sangat menerapkan hal tersebut
dimana identitas nama dari WNI yang terjangkit Virus COVID-19 di tutupi supaya
tidak adanya pihak ketiga yang melakukan hal yang tidak diinginkan.
efek
dari pengumuman adanya pandemi pertama kali sangat memberikan efek panik
sehingga mengakibatkan “panic buying” dimana masyarakat
melakukan pembelian alat kesehatan seperti masker,handsanitizer dalam jumlah banyak guna mencegah terpaparnya virus
tersebut
dalam
kasus tersebut tidak hanya berhenti begitu saja tetapi karena pemerintah sudah
mengumumkan adanya pandemi virus ini makin menyebar luas sampe ke penjuru di
Indonesia dalam tahap pandemi ini Indonesia berlangsung sekitar 3 tahunan yang
melalui berbagai tahap dan berakhir jadi endemic.
DAFTAR PUSTAKA
Mufid, M. (2009). Etika Dan Filsafat Komunikasi.
Jakarta: Prenadamedia Group.
Permana, R. H.
(2022, March 2). Awal corona Masuk Indonesia Dan Kilas Balik 2 Tahun Lalu.
detiknews. https://news.detik.com/berita/d-5965789/awal-corona-masuk-indonesia-dan-kilas-balik-2-tahun-lalu
Komentar
Posting Komentar